Home  |  Pustaka  |  Statistik  |  Analisis  |  Tutorial  |  Kontak

Jenis data

Dalam ranah statistik, data dibedakan menjadi dua jenis (Santoso, 2010; Ismail, 2018) yaitu sebagai berikut:
  • Data kualitatif, adalah data yang dinyatakan dalam bentuk bukan angka. Jenis data ini meliputi data nominal dan ordinal.
  • Data kuantitatif, adalah data yang dinyatakan dalam bentuk angka. Jenis data ini meliputi data interval dan rasio.
Data kualitatif tidak berupa angka, sementara statistik hanya bisa memproses data yang berupa angka. Oleh karena itu data kualitatif harus dikuantitatifkan atau diubah menjadi data kuantitatif. Caranya bisa dengan memberi skor tertentu atau memberi rangking (Santoso, 2010 : hal. 3).

Data nominal

Data nominal, diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi dalam bentuk kodifikasi. Misalnya jenis kelamin, diberi kode atau simbol 1 untuk pria, dan 0 (nol) untuk wanita.

Ciri-ciri jenis data nominal :
  1. Posisi data setara, dalam contoh jenis kelamin walaupun pria diberi simbol 1 (satu) tapi bukan berarti lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang diberi simbol 0 (nol).
  2. Tidak bisa dilakukan operasi aritmetika, misalnya 1 > 0.
  3. Jenis data numerik paling rendah karena hanya merupakan simbol.

Data ordinal

Data ordinal diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi dan disusun berdasarkan peringkat. Misalnya pendidikan seseorang diberi simbol 1 (SD), 2 (SMP) dan 3 (SMA).

Ciri-ciri jenis data ordinal :
  1. Posisi data tidak setara, dalam contoh SMA (3) lebih tinggi dibanding SMP (2) dan SD (1).
  2. Tidak bisa dilakukan operasi aritmetika. Walaupun terdapat rank (tingkatan) tapi bukan berarti SMA (3) = SMP (2) + SD (1).
  3. Jarak antar data tidak ditentukan dan tidak diketahui. Misalnya pada skala Likert kepuasan, antara puas (3) dengan cukup puas (2) dan kurang puas (1) tidak mempunyai jarak tertentu.

Data interval

Data interval diperoleh dari pengukuran dengan memperhitungkan jarak antar dua titik data. Misalnya angka dalam bilangan kalender, antara tanggal 1 September dengan 26 September mempunyai interval 25 hari.

Ciri-ciri jenis data interval :
  1. Tidak ada kategorisasi
  2. Dapat dilakukan operasi aritmetika seperti +, - dan x.
  3. Tidak mempunyai nilai nol absolut

Data rasio

Merupakan jenis data kasta tertinggi dalam statistik, dan mempunyai satuan pengukuran. Contoh data berat badan dan suhu tubuh.

Ciri-ciri jenis data rasio :
  1. Dapat dilakukan operasi aritmetika seperti +, - dan x.
  2. Mempunyai nilai nol absolut
  3. Mempunyai satuan pengukuran

No comments: